in

Yang Menjamin Itu Pergaulan & Leadership


Jakarta

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memberikan motivasi di depan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Dalam agenda tersebut, ia membagikan kisahnya meraih kesuksesan.

Menurutnya untuk meraih kesuksesan tidak harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) besar. Semasa kuliah, ia berhasil menggaet gelar sarjana dengan IPK 2,7.

Meski demikian, dirinya tetap berhasil menduduki jabatan menteri. Bahlil meyakini yang menjamin kesuksesan adalah kemampuan mengelola jaringan dan kepemimpinan, bukan nilai.

“Yang pintar-pintar boleh lah kalian pintar. Saya jujur IPK 2,7 tapi jadi Menteri juga. Hati-hati nilai nggak menjamin. Yang menjamin itu pergaulan, leadership,” katanya dikutip dari detikFinance, Selasa (4/10/2022).

Sibuk jadi Aktivis

Bahlil bercerita ada beberapa alasan mengapa prestasi akademiknya kurang mencolok. Salah satunya karena aktif menjadi aktivis.

“Kalau mahasiswa aktivis, mantan ketua BEM atau di Cipayung (kelompok Cipayung Plus), kerjanya kalau nggak besok siapa yang kita naikkan, besok siapa yang kita turunkan. Dulu saya begitu,” tuturnya.

Bahlil juga menambahkan, apabila dosen tidak memberikannya nilai, maka ia akan memprotes dosen tersebut. Itulah yang menjadi seluk beluk IPK 2,7 yang didapatnya.

“Dosen nggak kasih nilai, saya demo dosen. Karena itu IP saya cuma 2,7,” ujar mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu.

Kerja Serabutan

Bahlil mengatakan jika dirinya tidak lahir dari keluarga kaya. Ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga sementara ayah Bahlil merupakan buruh bangunan bergaji Rp 7.500.

Sebelum menjabat Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil sempat melakoni beberapa pekerjaan. Dari tukang kue semasa kecil, menjadi kondektur hingga sopir angkot pernah ia lakukan. Bahkan dia mengaku sering menghabiskan masa remajanya hidup di terminal.

Meski demikian kariernya terus maju dan sempat menjadi CEO PT Rifa Capital dengan gaji Rp 35 juta di usia 25 tahun. Berangkat dari CEO, ia pun berkiprah di dunia bisnis hingga mengantarkannya ke posisi Ketua Umum HIPMI dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-15.

Bahlil dilantik sebagai Kepala BKPM pada 23 Oktober 2019. Lalu, pada 28 April 2021, Bahlil dilantik menjadi Menteri Investasi.

Karena kisahnya, Bahlil memotivasi mahasiswa untuk terus maju. Ia mendorong mahasiswa untuk mengubah pola pikir dari sebelumnya menjadi pegawai perusahaan untuk menjadi pengusaha.

Simak Video “Menteri Bahlil Sewot NIB Diperjualbelikan di Marketplace
[Gambas:Video 20detik]
(nir/pal)



Sumber Artikel

Baca juga:   Balas Dendam Pada Mantan Bos, Wanita Ini Dirikan Firma Hukum Berseragam Pink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings